Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal, Satpol PP Kota Blitar Bekali 25 Petugas Kemampuan Deteksi dan Penindakan
Blitar, MHI – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Blitar membekali 25 petugas pemberantasan rokok illegal melalui bimbingan teknis pengumpulan informasi pencegahan rokok ilegal dalam program operasi gempur rokok ilegal pada Rabu (12/08/2026) yang berlangsung di aula Satpol PP Kota Blitar.
Menurut keterangan Joni Tri Nursamsu selaku Sekretaris Satpol PP Kota Blitar, kegiatan ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberantas peredaran rokok tanpa pita cukai dan rangkaian program yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
“Sebelumnya upaya pencegahan telah dilakukan melalui sosialisasi ke masyarakat, pengusaha, pedagang, hingga pengguna rokok jadi tahapan itu perlu dilanjutkan dengan memperkuat kemampuan petugas agar mampu mengikuti perkembangan modus peredaran rokok ilegal sekaligus memahami regulasi yang berlaku, ” Terang Joni
Selanjutnya Joni menerangkan bahwa Satpol PP Kota Blitar telah melakukan peningkatan kapasitas dengan tujuan mendefinisikan bagaimana tata kerja SOP Satpol PP supaya ketika pelaksanaan operasi minimal mampu mengimbangi pergerakan rokok ilegal dan menghindari kelengahan serta penurunan hasil operasi.
Joni menjelaskan, dinamika pemberantasan rokok ilegal membutuhkan kemampuan teknis dan strategi pengumpulan informasi yang semakin baik karena itu, materi bimtek tidak hanya berkaitan dengan penindakan, tetapi juga mencakup persiapan praoperasi, pemeriksaan produk rokok, fungsi intelijen dalam mendeteksi sasaran hingga tindak lanjut penegakan.
“Penguatan sisi kemampuan teknis bagaimana memeriksa produk rokok ilegal, bagaimana tim intelijen melakukan deteksi objek sasaran, hingga teman-teman PTI melakukan proses tindak lanjut penegakan,” ujarnya.
Dalam bimtek tersebut, Satpol PP Kota Blitar menghadirkan pemateri dari Bea Cukai yang memiliki pengalaman dalam penindakan rokok ilegal di tingkat regional maupun nasional dengan harapan upaya pemberantasan rokok ilegal dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan di Kota Blitar. (Adv/DBHCHT/Kmf/Bay)
